Calender
May 2014
M T W T F S S
« Sep    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031  
IPB Bloger
IPB Badge
ipb bloger
IPB Badge

Musibah

Baru baru ini aku kehilangan HP, tepatnya tanggal 3 September 2013 kemarin setelah praktikum Penerapan Komputer di Cyber Singkong LSI. Ketika itu aku baru selesai praktikum dan ingin merapikan barang barang yang dibawa ke dalam ruangan praktikum ke dalam tas di loker, ternyata saat merapikan barang barang tersebut aku lupa memasukan HP ke dalam tas, itulah terakhir kalinya aku ingat saat memegang hp. Saat itu aku belum menyadarinya, aku langsung kembali ke Fapet untuk melaksanakan praktikum selanjutnya yang akan dimulai 1 jam kemudian. Sesampainya di sana aku baru menyadari ternyata aku kehilangan HP. Aku buru-buru kembali ke LSI bersama Riadi. Makasi banget buat riadi yang udah ngantarin. Sesampainya disana ternyata pintu Cyber di kunci. Saat itu nomorku masih aktif, tetapi setengah jam kemudian nomornya sudah tidak aktif. Kecewa.. Sedih.. Capek.. Aku pikir teman-teman becanda dan ada yang sengaja menyembunyikannya, tapi ternyata tidak . HPku hilang dan sampai sekarang tidak ditemukan.. Satu hal yang paling aku sesali adalah kecerobohanku yang tidak bisa menjaga barang-barang pribadiku sendiri.

NTB Bumi Sejuta Sapi

sapi

 

NTB Bumi Sejuta Sapi

  • Bumi adalah wilayah basis budidaya
  • Sejuta Sapi adalah populasi sapi yang besar dari berbagai jenis, berupa Sapi Bali, Hissar, Simmental, Limousin, Brangus, FH, Brahman, Herford dan sapi-sapi hasil persilangan.
  • Bumi Sejuta Sapi adalah wilayah pengembangan peternakan “SAPI” untuk meningkatkan ekonomi, daya beli, kesehatan, kecerdasan dan kesejahteraan masyarakat

Bima :)

13325124591509813764

Tanggal Praktikum: 16 Oktober 2012 Dosen : Prof.Dr. Wasmen Manalu Kelompok : D3 LAPORAN PRAKTIKUM FISIOLOGI HEWAN DARAH ( Sediaan Natif Darah , Waktu Beku Darah, Hemolisis, dan Laju Endap Darah ) Oleh Kelompok 3 1. Nurul Khoiriyah ( D14110089 ) 2. Fanny Aria Gusri ( D14110075 ) 3. Fandes Trisman ( D14110079 ) 4. M. Fajar Sidiq ( D14110080 ) 5. Bintang Ramadhan ( D14110094 ) 6. Hiras F. Sinaga ( D14110087 ) DEPARTEMEN ILMU PRODUKSI DAN TEKNOLOGI PETERNAKAN FAKULTAS PETERNAKAN INSTITUT PERTANIAN BOGOR 2012 PENDAHULUAN Latar Belakang Darah manusia adalah cairan jaringan tubuh. Fungsi utamanya adalah mengangkut oksigen yang diperlukan oleh sel-sel di seluruh tubuh. Darah juga menyuplai jaringan tubuh dengan nutrisi, mengangkut zat-zat sisa metabolisme, dan mengandung berbagai bahan penyusun sistem imun yang bertujuan mempertahankan tubuh dari berbagai penyakit. Hormon-hormon dari sistem endokrin juga diedarkan melalui darah. Komponen penyusun darah ada 2 yaitu bagian yaitu a) Plasma darah, mempunyai fungsi pengangkut gas dan sari makanan disamping itu plasma darah juga mengandung fibrinogen yang berfungsi dalam pembekuan darah. b) Sel darah, adalah merupakan 45 % volume darah. Sel darah terdiri atas sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit). Plasma darah merupakan bagian yang cair dari darah yang mempunyai atau terdiri dari air ( 91-92%), protein 8-9%, substansi lain selain protein seperti garam amonium urea, asam urat kreatinin, kreatin, asam amino, santin, dan hiposantin. Darah beredar dalam pembuluh darah arteri,vena,dan kapiler. Sel darah merah merupakan sel yang paling banyak dibandingkan dengan 2 sel lainnya, dalam keadaan normal mencapai hampir separuh dari volume darah. Sel darah merah mengandung hemoglobin, yang memungkinkan sel darah merah membawa oksigen dari paru-paru dan mengantarkannya ke seluruh jaringan tubuh. Tujuan Praktikum ini bertujuan unntuk mengamati darah tanpa diproses lebih lanjut (bentuk sel darah, sel eritrosit dan leukosit, dan ada tidaknya mikroorganisme dalam darah), menentukan waktu beku darah, mempelajari pengaruh larutan hipotonis NaCl dan zat yang menurunkan tegangan permukaan (saponin) yang menyebabkan terjadinya hemolisis, dan laju endap darah atau laju endap eritrosit dengan menggunakan pipet atau tabung westergen. TINJAUAN PUSTAKA Darah Darah adalah jaringan yang bersirkulasi melalui pembuluh darah, membawa zat-zat penting untuk kehidupan semua sel tubuh dan menerima produk buangan hasil metabolisme untuk di bawa ke organ eksresi (Jain, 1993). Darah juga berfungsi mengirimkan zat-zat dan oksigen yang dibutuhkan oleh jaringan tubuh dan membunuh kuman penyakit (bakteri atau virus) yang masuk ke dalam tubuh serta mengangkut bahan-bahan kimia hasil metabolisme. Darah didefenisikan sebagai kumpulan elemen dalam dalam bentuk suspense atau sel yang terendam di dalam cairan transparan berbarna kuning yang disebut sebagai plasma darah atau larutan bersifat cair dan terdiri dari bermacam-macam molekul organic dan anorganik (Williams, 1987). Darah sangat dipengaruhi oleh umur, jenis kelamin, ras, emosi, serta latihan yang berlebihan (Guyton, 1997). Sedangkan menurut Jain (1993), jika tubuh hewan mengalami perubahan fisiologis, maka gambaran darah juga akan mengalami perubahan. Darah merupakan pembawa zat nutrient yang dipompakan oleh jaringan melalui suatu sistem pembuluh darah yang tertutup. Darah juga media cair yang terdiri dari sel-sel tubuh sebagai pembawa nutrient menuju ke jaringan tubuh, sebagai pembawa oksigen dari paru-paru ke jaringan dan membawa karbondioksida dari jaringan ke paru-paru, berperan penting dalam pengendalian suhu dan mengandung faktor-faktor penting untuk mempertahankan tubuh terhadap penyakit. Darah terdiri atas dua bagain yaitu plasma darah dan sel darah. Sel darah terdiri dari tiga jenis yaitu trombosit, leukosit dan eritrosit. Sel Darah Merah (Eritrosit) Sel darah merah adalah sel berbentuk bikonkaf dan berukuran 7 µm, tebalnya 1-3 µm. sel darah merah sebanyak 45% dari volume total darah (Williams, 1987). Fungsi utama sel darah merah adalah untuk mengangkut hemoglobin (Hb). Hemoglobin berfungsi sebagai pembawa oksigen dari paru-paru ke jaringan (Guyton, 1997). Pada saat dewasa baik sel darah merah, sel darah putih dan trombosit dibentuk di dalam sumsum tulang belakang sedangkan pada saat fetus, sel-sel darah juga dibentuk di dalam hati dan limfa (Ganong, 1979). Proses pembentukan sel darah merah di dalam tubuh disebut eritropoiesis. Rouleaux Rouleaux (singular adalah Rouleau) adalah tumpukan sel-sel darah merah (sel darah merah) yang terbentuk karena dari bentuk diskoid yang unik dari sel-sel di vertebrata. Permukaan datar dari sel darah merah berbentuk cakram memberi area permukaan besar untuk melakukan kontak dan menempel satu sama lain, dengan demikian, membentuk sebuah Rouleau. Rouleau terjadi ketika konsentrasi protein plasma yang tinggi, dan karena mereka ESR (laju endap darah) juga meningkat. Rouleau adalah indikator non-spesifik dari adanya penyakit. Kondisi yang menyebabkan pembentukan rouleau termasuk infeksi, multiple myeloma, gangguan jaringan ikat dan inflamasi, dan kanker. Hal ini juga terjadi pada diabetes mellitus dan merupakan salah satu faktor penyebab untuk oklusi mikrovaskuler dalam retinopati diabetes. HIRAS??? Waktu Beku Darah Proses koagulasi atau penggumpalan darah terjadi ketika luka pada tubuh mulai mengeluarkan darah. Sebuah enzim yang disebut tromboplastin yang dihasilkan sel-sel jaringan yang terluka bereaksi dengan kalsium dan protrombin di dalam darah. Akibat reaksi kimia, jalinan benang-benang yang dihasilkan membentuk lapisan pelindung, yang kemudian mengeras. Waktu beku darah biasa disebut dengan waktu koagulasi darah. Waktu antara darah masuk sampai terjadi penggumpalan adalah waktu koagulasi rata-rata 4 – 5 menit (Wibowo, 2009). (Campbell, 2004). HASIL A. Sediaan darah natif 1. Pengamatan eritrosit 2. Pengamatan lainnya 3. Pengamatan terhadap mikroorganisme Tidak terlihat B. Waktu beku darah Hasil pengamatan : 1. Gelas arloji = 50 detik 2. Pipa kapiler = 60 detik C. Hemolisis darah No Jenis larutan Makroskopis Mikroskopis Warna Derajat Hemolisis Bentuk sel Ukuran sel Kepadatan sel 1 NaCl 0.9% Merah keruh - Bulat licin normal Menyebar/ merenggang 2 NaCl 0.65% Merah keruh - Bulat licin < normal > padat 3 NaCl 0.45% Merah keruh - Bulat, sedikit berigi > normal > padat 4 NaCl 0.25% Merah cerah + 5 NaCl 0% Merah cerah + Hancur 6 1% ureum dalam NaCl 0.9% Merah keruh _ Bulat < normal > padat 7 1% ureum dalam air Merah cerah + 8 1% saponin dalam NaCl 0.9% Merah cerah + 9 1% saponin dalam air Merah cerah + 10 NaCl 3% Merah keruh _ Berkerut < normal = D. Laju Endap Darah Hasil pengamatan: Laju Endap Darah : 0.2 mm/jam PEMBAHASAN Darah adalah jaringan yang bersirkulasi melalui pembuluh darah, membawa zat-zat penting untuk kehidupan semua sel tubuh dan menerima produk buangan hasil metabolisme untuk di bawa ke organ eksresi (Jain, 1993).Percobaan pertama yang dilakukan praktikan adalah pengamatan terhadap sediaan natif darah yang menggunakan darah kelinci. Berdasarkan hasil pengamatan pada sediaan natif darah, pada darah kelinci dapat terlihat butir-butir darah atau trombosit dalam jumlah yang amat banyak. Dalam area pandang lensa mikroskop tidak terlihat adanya bakteri, virus (pathogen atau mikroorganisme lain) yang tumbuh di sekitar butir-butir darah kelinci. Hal tersebut menunjukan bahwa kelinci percobaan yang digunakan dalam keadaan sehat. Bakteri yang terkandung dalam darah bergantung pada kondisi dari objek yang digunakan sebagai sampel karena dengan kondisi darah yang sehat kemungkinan munculnya mikroorganisme dalam darah sangat kecil bisa jadi mungkin tidak ada mikroorganisme dalam darah. Percobaan kedua yang dilakukan praktikan adalah penentuan waktu beku darah atau waktu koagulasi darah yang dilakukan pada sampel darah kelinci. Proses koagulasi atau penggumpalan darah terjadi ketika luka pada tubuh mulai mengeluarkan darah. Sebuah enzim yang disebut tromboplastin yang dihasilkan sel-sel jaringan yang terluka bereaksi dengan kalsium dan protrombin di dalam darah. Akibat reaksi kimia, jalinan benang-benang yang dihasilkan membentuk lapisan pelindung, yang kemudian mengeras . Waktu beku darah biasa disebut dengan waktu koagulasi darah. Waktu antara darah masuk sampai terjadi penggumpalan adalah waktu koagulasi rata-rata 4 – 5 menit (Wibowo, 2009). Pada percobaan waktu beku darah dilakukan dua metode, yaitu metode perhitungan waktu beku darah dengan menggunakan gelas arloji berlapis paraffin dan perhitungan waktu beku darah dengan menggunakan pipa kapiler tanpa paraffin. Hasil yang didapat pada percobaan ini untuk pengamatan waktu beku darah dengan menggunakan gelas arloji berlapis paraffin adalah 50 detik, sedangkan waktu beku darah dengan menggunakan pipa kapiler tanpa paraffin adalah 60 detik atau 1 menit. Pada saat terjadi luka, darah akan keluar dari pembuluh darah. Agar darah tidak terusmenerus keluar maka perlu adanya proses pembekuan Darah. Adapun proses-prosesnya seperti tampak pada tabel di atas, yaitu : pada saat darah keluar trombosit ikut terbawa. Trombosit dan sel-sel yang rusak dapat diaktifkan oleh faktor pembeku untuk membentuk tromboplastin. Tromboplastin dan ion Ca++ mengkatalisis protrombin sehinga terbentuk enzim trombin. Selanjutnya, enzim trombin mengkatalisis fibrinogen dalam plasma darah menjadi benang-benang fibrin. Fibrin ini tidak larut dalam darah dan mampu membentuk bekuan darah yang menutup luka terjadi pembekuan sehingga darah tidak keluar lagi. Waktu beku darah pada gelas arloji berlapis paraffin lebih cepat dari waktu beku darah pada pipa kapiler tanpa paraffin. KARENA??Perbedaan waktu beku darah tersebut karena perhitungan waktu yang tidak cermat sejak diambilnya darah dari kelinci serta paraffin yang digunakan.

BLOG

BLOG

Manfaat Buah Semangka

semangka
Semangka dipercaya berasal dari gurun Kalahari, Afrika. Menurut para peneliti, buah ini pertama kali dipanen 5000 tahun yang lalu di Mesir dan menurut kepercayaan nenek moyang saat itu, buah ini terpakai untuk penguburan raja-raja agar roh mereka mendapat nutrisi di alam baka. Dan dari sanalah semangka dibawa keliling ke negara-negara di dunia.

 

Hari ini, kita tahu bahwa yang sudah dikubur jelas tidak bisa lagi menikmati nutrisi semangka. Kitalah yang berhak menikmati lezatnya dan betapa bergizinya buah yang satu potongnya sama fungsinya dengan segelas air tersebut. Tapi ingat, ketika mengkonsumsi semangka, bagian hijau dekat kulitnya ialah bagian terpenting yang harus ikut anda makan selain warna merah/kuningnya saja.

Apa saja fungsi semangka?

1. Jika anda sedang diet, maka semangka adalah teman baik anda. Buah ini bebas lemak dan memiliki kombinasi kadar gula terbatas dan kadar air berlimpah. Apalagi, buah yang satu ini bersifat cepat mengenyangkan di dalam lambung.

2. Semangka sangat baik bagi pengidap hipertensi. Kandungan air dan kaliumnya yang tinggi bisa menetralisasi tekanan darah.

3. Semangka juga mempergiat kerja jantung

4. Antioksidannya termasuk betakaroten dan vitamin C membantu sel-sel tubuh tetap sehat.

5. Semangka juga berfungsi untuk merangsang keluarnya air seni lebih deras sehingga sangat baik untuk mereka yang mengalami gangguan buang air kecil.

6. Semangka bisa dipakai untuk menurunkan demam

7. Semangka bisa mencegah sariawan dengan ampuh

Apa benar semangka adalah buah anti kanker?

Semua berawal dari likopen. Likopen salah satu komponen karotenoid seperti halnya betakaroten. Tapi diibandingkan antioksidan lainnya, seperti vitamin C dan E, kekuatan likopen dalam memerangi radikal bebas jauh lebih ampuh. Radikal bebas berlangsung tak terkendali, baik karena pola makan yang kacau, polusi atau pikiran negatif, kekebalan tubuh akan menurun. Akibatnya ya berbagai macam penyakit dan kulit tubuhpun menjadi kering, suram, dan kendur.
Dengan likopen yang terdapat dalam semangka, radikal bebas bisa langsung lumpuh!

Likopen inilah yang mampu menumpas bibit kanker. Banyak makan semangka, bahkan setiap hari pun tak masalah, justru dapat menyusutkan risiko kanker mulut rahim dan kanker pankreas pada wanita. Terhadap kanker pencernaan, likopen semangka mampu mencegahnya hingga risikonya berkurang separuhnya, seperti kanker rongga mulut, kanker kerongkongan, kanker lambung, kanker usus besar, kanker anus. Begitu pula dengan kanker prostat. Wah!
Selain itu, likopen berguna untuk membuat wajah tampak bercahaya, tampak segar dan lebih muda. Bagi lansia, semangka tidak hanya membantu memulihkan gangguan kesehatan lebih cepat, namun juga membantu meningkatkan kemampuan mental dan ketajaman daya ingat.

Semangka disebut BUAH KUAT untuk pria, benarkah??

Likopen dalam semangka juga menyumbangkan kasiat khusus untuk pria menikah. Buah ini bisa meningkatkan kesuburan dan membantu membangkitkan gairah seksual pria. Bagi mereka yang rindu punya keturunan, buah ini juga bisa sangat membantu. Percaya atau tidak, penelitian menunjukkan bahwa senyawa sitrulin dalam semangka, memiliki efek afrodisiak yang sama hebatnya dengan viagra, tapi sama sekali tanpa efek samping. Mau coba?

Semangka lokal berbiji, semangka tanpa biji, semangka kuning, semangka merah, semangka impor, semangka bulat, semangka lonjong, atau varietas yang manapun itu, semangka tetap buah unggul dan berkhasiat tinggi! Jadikan buah ini sebagai kado cinta anda untuk keluarga. Aman dinikmati seberapa pun anda suka dan segarnya pun tiada tara.

By :Momon
Sumber : google.com

Hello world!

Selamat datang di Blog Mahasiswa IPB. Ini adalah postingan pertamamu. Edit atau hapus postingan ini dan mulailah menulis blog sekarang juga!

Categories
Bookmarks